Skip to main content

Bandung Trip DAY 3 & 4

 

Akhirnya posting juga Bandung Trip DAY 3 – 4 AHAHAHA setelah satu bulan lebih.

Here you go!

 

We wander for distraction, but we travel for fulfilment –Hilaire Belloc

 

Hari ketiga, Rabu, 20 Oktober 2021 tujuan kami adalah di Kota Bandung saja keliling. Kami berangkat sekitar pukul 8 pagi menuju Rumah Milea (tempat syuting film Dilan) yang ada di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Kebetulan pas sampe sana lagi ada orang, mungkin pemiliknya.

 


Rumah Milea

Lanjut, habis dari Rumah Milea sebentar aja, karena ya cuma mau foto, kami langsung menuju Jl. Asia – Afrika dan Alun-Alun Bandung untuk foto-foto dan sarapan. Kayaknya belum afdol ke Bandung kalo belum foto di Jl. Asia – Afrika YA? WKWKWK. Kami jalan-jalan keliling sambil nunggu Trans Studio Bandung (TSB) buka. Ohiya sempet akhirnya mampir juga ke Kopi Toko Djawa di Jl. Braga, lupa waktu itu pesen apa tapi ya sejenis kopi susu gitu dan rasanya mirip sama Java-nya Couvee atau kopi susunya Tuku, bisa minta less sweet juga di sini hehehe. Selama di Bandung cuma Kopi Toko Djawa aja yang harganya udah include tax. Harganya juga standar sama kaya di Jogja dan Solo, Rp20.000-an.

 


Jl. Asia – Afrika



Kopi Toko Djawa, Jl. Braga

Habis itu langsung menuju TSB dan janjian sama Ghea dan Zidan. Kebetulan di tiket.com lagi ada promo Buy 1 Get 1, sebenernya aku gak begitu tertarik ke TSB siiih.. ahahaha…. rencananya mau nonton aja sendiri, tapi yaaa itung-itung biar sekalian genap gitu. Waktu itu tanggal 20 Oktober pas tanggal merah, jadi harga tiketnya ikut harga weekend, untuk satu tiket Rp235.000, jadi total Rp470.000 untuk 4 tiket.

 


Trans Studio Bandung

Kami di TSB sampe tutup sekitar jam 5 sore dan nonton parade di akhir. Lalu pisah sama Ghea, dan kami (aku-Nia) keliling Kota Bandung sampe akhirnya makan di Alam Sunda yang deket banget sama Alun-Alun Bandung. Tertarik makan di situ karena rameeee banget ahaha, tapi rencana sebenernya itu aku mau ke Toko Roti dan Kue Sidodadi yang ada di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 255, Kota Bandung, tapi sayangnya udah tutup. Deretan Jl. Otto Iskandar Dinata itu banyak banget orang jualan, ya kaya jajanan gitu… aku jajan surabi dan gorengan terus Nia beli cimol. Kantong parkirnya ada juga sih di situ, tapi kami parkir di Kings Mall, iyaaa yang deket sama Bobobox Alun-Alun Bandung HAHAHA. Setelah jajan dan makan kami akhirnya balik ke Bobobox Paskal untuk istirahat, udah lelah aja ini hari ketiga hahaha.

            Hari keempat, Kamis, 21 Oktober 2021 sekaligus hari terakhir di Bandung, tujuan kami adalah ke Lembang. Kalo berdasarkan rencana sih ke Farm House, Floating Market, Lembang Zoo, Orchid Forest, dan Tebing Keraton. Tapi ya masih gak bisa sesuai rencana karena faktor abcde. Kami berangkat dari Bobobox Paskal sekitar jam 8 pagi terus isi bensin dulu yang searah juga jalannya ke Lembang. Total uang bensin kami selama 4 hari di Bandung cuma Rp45.000 dan itupun masih sisa banyaaak banget (bensinnya), padahal kami juga sudah keliling sampe Ciwidey dan Lembang.

            Tujuan pertama kami yaitu ke Farm House Lembang, dan ternyata di sana gak ada tempat parkir untuk sepeda motor, jadi harus parkir di luar. BERAPA BIAYA PARKIRNYA? HAHAHAHA, biaya parkir motornya Rp10.000. MAU NANGEEEES mahal banget, tapi ya mau gimana lagi. Yaudah tuh kami parkir dan bayar di awal Rp10.000, agak nyesek siiih. Terus kami jalan ke pintu masuk Farm House, harga tiket masuknya Rp30.000 dan tiketnya bisa ditukarkan sama susu atau untuk potongan makan di restoran di Farm House. Kami nukar tiket dan susu di awal sebelum masuk area Farm House, tapi setelah keliling di dalam, tiket itu juga bisa ditukarin di dalam, di booth susu dekat bagian hewan-hewan. Farm House ini memang cocoknya untuk family gitu, jadi family friendly yang ada anak kecilnya. Di dalam ya banyak spot untuk foto dan ada lumayan banyak jenis hewan.

 

Farm House Lembang

Setelah dari Farm House, kami naik lagi ke atas dikit ke Floating Market. Harga tiket masuknya juga Rp30.000. Tapi itu ya cuma untuk tiket masuk aja, padahal kan namanya Floating Market dan yang ditonjolin orang jualan di perahu mahal sih masuknya, soalnya kami kalo mau makan atau jajan ya harus bayar lagi dengan beli koin. Jadi maksudnya, Rp30.000 untuk sekedar masuk aja itu mahal, kalo mau naik perahu atau wahana lain harus bayar lagi juga soalnya. Di sana yaaa banyak banget pilihan makanannya, mungkin hampir semuanya ada. Suasananya ya enak syahdu gitu ahahahaha. Ohiya tapi untuk tiket masuk Floating Market-nya bisa ditukarin sama minuman.

 

Floating Market Lembang

Terus kami pulangnya beli bolu susu lembang, kalo aku ya untuk dimakan sendiri wkwkw tapi Nia beliin buat temen-temennya. Setelah dari Floating, kami langsung balik ke Bobobox Paskal untuk bersih bersih sebentar dan lanjut ke Cihampelas Walk (CiWalk) untuk nonton YEAYYY. Waktu itu katanya Bandung lagi hujan gede banget dan petir, tapi ya untungnya kami ada di dalam bioskop. Setelah jalan jalan dan nonton di CiWalk kami balik lagi ke Bobobox terus pesan makan lewat Shopeefood, lanjut bersih-bersih dan istirahat karena besok sudah balik ke Solo hufffttt. Untuk hari Jumatnya, ya pagi sekitar jam setengah 8 kami langsung ke Stasiun Kiaracondong untuk balikin motor sewaan dan tes antigen. Kami balik dengan kereta yang sama tapi kali ini harganya Rp140.000. Harusnya total tiket PP Rp220.000/orang, tapi karena lagi ada kode promo jadi total tiket PP Rp185.600/orang tapi belum termasuk tes antigen PP Rp90.000/orang.

Comments